Gambar Jurnal 1
Snowball Business Model
Model Koperasi Berbasis Anggota Sebagai Produsen dan Konsumen
(From Unwim to Indonesia For Real Economic Growth)
  • Penulis: 1. Prof Nandan Limakrisna., Ir., MM., CMA., CFRM
    2. Assoc. Prof. Dr. Deden Komar Priatna, ST., SIP., MM., CHRA
  • Penerbit: LPPM Universitas Winaya Mukti
  • Halaman: 87 Halaman
  • Bahasa: Indonesia
  • Dimensi: 23 Cm
  • ISBN:

Deskripsi

Indonesia tidak kekurangan sumber daya.
Indonesia tidak kekurangan keberanian politik.
Namun, Indonesia masih mencari arsitektur ekonomi rakyat yang mampu mengubah potensi menjadi kekuatan nasional yang nyata, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Buku ini menawarkan Snowball Business Model (SBM) sebagai jawaban praktis atas tantangan tersebut. Bukan sebagai teori besar, melainkan sebagai cara kerja ekonomi rakyat yang tumbuh dari aktivitas sehari-hari—dari beras yang dibeli, produk lokal yang dijual, hingga koperasi yang hidup karena partisipasi anggotanya sendiri.
SBM berangkat dari prinsip sederhana namun strategis: anggota koperasi bukan hanya pemilik, tetapi produsen sekaligus konsumen dalam satu sistem yang disiplin dan terstruktur. Ketika kebutuhan rutin dipenuhi dari koperasi, dan hasil produksi anggota diprioritaskan di dalam ekosistem yang sama, maka pertumbuhan ekonomi tidak lagi bergantung pada utang, subsidi, atau spekulasi. Ia menggelinding secara alami—pelan, konsisten, dan membesar—seperti bola salju.
Keunikan SBM terletak pada kemampuannya mempercepat pertumbuhan tanpa membebani negara. Partisipasi pembeli non-anggota dari lingkungan sosial anggota memperkuat arus kas koperasi, sementara manfaat ekonomi tetap kembali kepada anggota. Inilah mekanisme pemerataan yang bekerja melalui pasar, bukan melalui paksaan. Negara tidak perlu mengeluarkan anggaran tambahan, tetapi justru memperoleh ekonomi rakyat yang lebih produktif dan, pada waktunya, basis fiskal yang lebih luas.
Dalam buku ini, pembaca diajak melihat bagaimana Koperasi Merah Putih dapat menjadi instrumen konkret pelaksanaan amanat Pasal 33 UUD 1945 dan nilai Pancasila. Bukan sebagai simbol, melainkan sebagai mesin ekonomi komunitas yang nyata: menguatkan desa, menstabilkan konsumsi, menurunkan ketimpangan, dan memperkokoh ketahanan ekonomi nasional dari bawah.
Disertai simulasi angka, ilustrasi implementasi, serta proyeksi nasional yang realistis, buku ini menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi Indonesia sesungguhnya tidak harus dicari ke luar, tetapi dapat dibangun dari dalam—asal diberi sistem yang tepat.
Buku ini ditujukan bagi para pengambil kebijakan, pemimpin nasional, akademisi, dan praktisi yang menyadari bahwa kedaulatan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh besarnya proyek, tetapi oleh kuatnya ekonomi rakyat. Snowball Business Model ditawarkan sebagai ikhtiar untuk menjembatani visi besar negara dengan realitas kehidupan ekonomi sehari-hari rakyat Indonesia.